- http://www.taimiah.info/
- http://www.alsunna.org/
- http://www.mika2eel.com/
- http://al-ashairah.blogspot.com/
- http://www.alharary.com/
- http://mantanht.wordpress.com/
- http://ansaralmostafa.mam9.com/
- http://khazanah-salafiyyah.blogspot.com/
- http://www.aicp.org
- http://ummatiummati.wordpress.com/
- http://aqidahmurnisalaf.blogspot.com/
- http://al-hanief.blogspot.com/
- http://qitori.wordpress.com/
- http://goermunsorif.blogspot.com/
- http://www.ppalanwar.com/
- http://membacaburdah.wordpress.com/
- http://abulehyah.blogspot.com/
- http://abu-syafiq.blogspot.com/
- http://al-fanshuri.blogspot.com/
- http://pondokhabib.wordpress.com/
- http://www.almuttaqin.tv/
- http://al-ashairah.blogspot.com/
- http://pustaka-alfanshuri.blogspot.com/
- http://bankwahabi.wordpress.com/
- http://www.majelisrasulullah.org/
Jumat, 13 September 2013
25 Link Aswaja (2)
Kamis, 12 September 2013
Madzhab 4
Sahabat, sebagaimana kita maklumi bahwa ada 4 madzhab Fiqih yang paling populer dan paling berkembang pesat di dunia. Ke-empat madzhab itu adalah:
- Madzhab Hanafi, didirikan oleh Imam Nu'man bin Tsabit bin Zuta bin Mahan At-Taymi atau yang lebih dikenal dengan Imam Abu Hanifah (lahir di Kufah-Irak tahun 699 M/80 H dan wafat di Baghdad-Irak tahun 767 M/150 H)
- Madzhab Maliki, didirikan oleh Imam Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amirul Ashbani (lahir di Madinah tahun 714 M/93 H dan wafat di Madinah tahun 800 M/179 H).
- Madzhab Syafi'i, didirikan oleh Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i (lahir di Ashkelon-Ghaza-Palestina tahun 767 M/150 H dan wafat di Fusthat-Mesir tahun 819 M/204 H).
- Madzhab Hambali, didirikan oleh Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal Asy-Syaibani (lahir di Baghdad-Irak 780 M/164 H dan wafat di Baghdad-Irak 855 M/241 H)
Senin, 05 November 2012
Mengenal Imam Syafi'i R.A.
Pendiri Mazhab Syafi'i ini bernama lengkap Muhammad
bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi’i bin Saib bin Abdu Yazid bin Hasyim
bin Abdullah bin Abdu Manaf.
Dengan demikian nasab beliau bertemu dengan Rasulullah S.A.W. pada Abdu Manaf. Karena Rasulullah S.A.W. adalah bin Abdullah bin Abdul Muththolib bin Hasyim bin Abdu Manaf.
Nama Syafi'i sendiri dinisbatkan kepada kakek beliau yang bernama Syafi' bin Saib, seorang kawan yang pernah bertemu dengan Rasulullah S.A.W. ketika masih kecil.
Imam Syafi'i dilahirkan di Ghaza Palestina pada tahun 150 H. Hari ketika beliau dilahirkan adalah hari wafatnya Imam Besar yang bernama Abu Hanifah (An-Nu'man bin Tsabit), sehingga saat itu banyak ulama yang memperkirakan kalau Muhammad bin Idris ini akan menyamai derajat keilmuan Imam Abu Hanifah.
Diposting oleh
Majelis ta'lim dan sholawat al-himmah
di
Senin, November 05, 2012
Tidak ada komentar:
Rabu, 28 Desember 2011
Agar Menjadi Qori yang Sukses
Subhanallah rasanya kalau kita mendengar alunan suara merdu guru kita Ust. H. Hendra Safari dalam melantunkan Al-Qur'an, di lingkungan kita saat ini memang beliau adalah The Best Qori' (menurut saya ya....). Dahulu memang ada yang sepadan dengan beliau yakni Ust. DR. Muhajjirin yang sudah pulang kampung ke Palembang atau Ust. Iman Rikmawan Spd. I yang sudah pindah ke Batam.
Nah, ternyata untuk menjadi qori yang baik seperti halnya Ustadz kita ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebagaimana disampaikan oleh Syekh Hajjaj Al-Hindawi yang saya dapatkan dari situs www.indokings.blogspot.com :
Nah, ternyata untuk menjadi qori yang baik seperti halnya Ustadz kita ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebagaimana disampaikan oleh Syekh Hajjaj Al-Hindawi yang saya dapatkan dari situs www.indokings.blogspot.com :
-
Memiliki niat yang ikhlas dan hanya mengharap ridha Allah SWT semata. Karena niat akan menentukan hasil.
-
Memiliki kemampuan di bidang ilmu Tajwid.
-
Memilki waktu khusus untuk berguru, Musyafahah/Talaqqi kepada guru Al-Qur’an yang Ahli.
-
Selalu “Nderes” ngaji. Atau sering membaca Al-Qur’an secara rutin (istiqomah)
-
Senantiasa berlatih/melatih kembali Maqro’/segala sesuatau yang telah disampaikan oleh Guru secara istiqomah pula. Hal ini juga sebagai media melatih kualitas vokal.
-
Memiliki kemampuan bersuara dari nada rendah hingga nada tinggi secara teratur, bahkan sampai kepada nada yang paling tinggi (jawabul jawab)
-
Mengerti dan memahami makna ayat yang dibaca, sehingga tepat dalam Waqaf dan Ibtida’nya, serta panjang dan pendeknya bacaan.
-
Memiliki dan menguasai Ilmu Nagham, baik secara teori maupun praktek
-
Memiliki mental yang kuat, berani tampil di depan masyarakat luas. Sifat- sifat pemalu, demam panggung, nervous, ndre-deg, wa ‘ala alihi wa sohbih harus dihilangkan. Karena akan sangat mempengaruhi bacaan.
-
Memiliki ketahanan nafas yang terkendali. Karena sangat dilarang keras jika suka curi-curi nafas saat membaca Al-Qur’an.
-
Memiliki kesehatan Jasmani dan Rohani.
-
Mengamalkan Akhlaqul Qur’an.
Ngaji Kitab Kifayatul Akhyar

Pengajian kita malam Senin yang lalu di Majelis Ta'lim Al-Istiqomah adalah pengajian yang ke-28 kita laksanakan sejak bulan Syawwal tahun lalu. Kita cukup bahagia dengan pengajian tersebut, sebab kalau mau jujur sebenarnya pengajian tersebut cukup berat untuk ukuran lingkungan kita. Syukurlah teman-teman jamaah dari Majelis Ta'lim Ash-Shiroth, Majelis Hadroh Nurul Ishlah, Remaja Masjid Nurul Huda Prisma, dan Majelis Ta'lim dan Sholawat Al-Himmah senantiasa rajin dan semangat untuk menghadirinya.
Sejak awal ta'lim yang kita selenggarakan mengkaji kita Kifayatul Akhyar, kitab fiqih mazhab Imam Syafi'i yang dikarang oleh Syekh Taqiyuddin Abu Bakar Muhammad bin Husaini Al Hishni Assyafii, wafat tahun 829 Hijriah.
Kifayatul Akhyar atau nama panjangnya Kifayatul Akhyar fi Hilli Ghaayatul ikhtishor merupakan salah satu kitabnya yang amat Populer dikarangan Pesantren-pesantren Tradisional.
Kitab ini memang cukup baik metode pensyarahannya, karena banyak mengutip dalil-dalil fiqh dari hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kitab Kiyafatul Akhyar merupakan syarah (penjelasan) dari kitab Ghoyatul Ikhtishor yang dikarang oleh Asy Syaikh Al Imam Abu Thoyyib atau terkenal dengan nama Abu Syuja' Shihabul Millah waddin (yang menjadi obornya agama) yaitu Ahmad ibnul Husain bin Ahmad Al Ashfihaaniy.
Jadi mari kita istiqomah mengkaji kitab ini 2 minggu sekali setiap malam Senin ba'da Isya...
Sejak awal ta'lim yang kita selenggarakan mengkaji kita Kifayatul Akhyar, kitab fiqih mazhab Imam Syafi'i yang dikarang oleh Syekh Taqiyuddin Abu Bakar Muhammad bin Husaini Al Hishni Assyafii, wafat tahun 829 Hijriah.
Kifayatul Akhyar atau nama panjangnya Kifayatul Akhyar fi Hilli Ghaayatul ikhtishor merupakan salah satu kitabnya yang amat Populer dikarangan Pesantren-pesantren Tradisional.
Kitab ini memang cukup baik metode pensyarahannya, karena banyak mengutip dalil-dalil fiqh dari hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kitab Kiyafatul Akhyar merupakan syarah (penjelasan) dari kitab Ghoyatul Ikhtishor yang dikarang oleh Asy Syaikh Al Imam Abu Thoyyib atau terkenal dengan nama Abu Syuja' Shihabul Millah waddin (yang menjadi obornya agama) yaitu Ahmad ibnul Husain bin Ahmad Al Ashfihaaniy.
Jadi mari kita istiqomah mengkaji kitab ini 2 minggu sekali setiap malam Senin ba'da Isya...
Langganan:
Postingan (Atom)
